Headlines News :
Home » » Pemko Medan Gelar Pasar Murah di 151 Titik

Pemko Medan Gelar Pasar Murah di 151 Titik

Written By Kesawan Daily on 16 Juni 2013 | 13.20

DIALOG – Anggota Komisi VI DPR RI Atte Sugandi, berdialog dengan salah seorang pedagang ketika melakukan kunjungan ke Pusat Pasar, Jumat (14/6).
Medan- Sejumlah anggota Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Medan, Jumat (14/6). Kunker ini dilakukan untuk mengecek harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan menjelang rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pasar tradisional yang ditinjau Anggota Komisi VI DPR RI yakni Atte Sugandi, Primus Yustisio, dan Rachel Maryam tersebut adalah Pusat Pasar dan Pasar Petisah Medan. Mereka turut didampingi Asisten Ekbang Kota Medan Qamarul Fattah, Kepala Disperindag Syahrizal Arif, Kabag Perekonomian Danhar Nasution, dan Direktur PD Pasar Medan Benny Sihotang.
Dari hasil peninjauan di dua pasar tradisional terbesar di ibukota Provinsi Sumatera Utara tersebut, harga bahan kebutuhan pokok dinilai masih stabil, tidak seperti yang dilapokan dimana sejumlah bahan pokok telah mengalami kenaikan cukup sing singnifikan.
“Berdasarkan laporan yang kami (Komisi VI, red) terima, harga gula pasir di Kota Medan Rp12.500, faktanya hanya Rp12.000. Begitu juga dengan harga daging sapi, dilaporkan telah mencapai Rp82.000 per Kg, ternyata masih berkisar Rp80.000 per Kg,” kata Atte Sugandi saat meninjau Pusat Pasar Medan.

Pusat Pasar Medan merupakan pasar tradisional pertama dikunjungi rombongan Komisi VI DPR RI. Mereka langsung menemui para pedagang untuk mengecek harga baik bahan kebutuhan pokok maupun daging. Mereka disambut baik oleh para pedagang, bahkan semua pertanyaan terkait harga dijawab dengan baik oleh para pedagang.

Atte Sugandi mengatakan, kunker ini dilakukan untuk mengecek kondisi harga terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM, termasuk kesediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan 1434 H.
“Kita ingin melihat apakah harga cukup stabil atau ada kelonjakan. Tetapi sejauh ini harga bahan kebutuhan pokok di Medan masih stabil,” ujarnya.

Atte Sugandi optimis, kalaupun nanti ada kenaikan harga BBM tidak akan terlalu berpengaruh pada harga kebutuhan pokok di masyarakat.
“Yang paling penting adalah pasarkan untuk kebutuhan pangan harus cukup dengan begitu harga di pasaran akan relative stabil. Ini dua poin penting dari tujuan kunjungan ini, memastikan pasokan cukup dan harga stabil,” ungkapnya.

Selanjutnya apabila ada gejolak harga yang terjadi akibat kenaikan harga BBM nanti, Atte Sugandi meminta Kementerian Perdagangan RI agar menggelar operasi pasar. Di samping itu berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemko Medan terus melakukan pengawasan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Pemprov Sumut dan Pemkot Medan untuk mengantisipasi kenaikan harga. Mereka (Pemprovsu dan Pemko, red) berjanji kepada kami akan menggelar operasi pasar pasca ditetapkan kenaikan harga BBM,” paparnya.

Dari Pusat Pasar, rombongan Komisi VI DPR RI melanjutkan peninjauan ke Pasar Petisah. Di tempat ini rombongan Komisi VI juga melakukan survei terhadap harga bahan kebutuhan pokok dan daging.
Harga bahan pokok di Pasar Petisah ditemukan sama kondisinya di Pusat Pasar, kecuali harga ayam potong dan daging sapi di Pasar Petisah ada sedikit kenaikan.

Harga ayam potong yang biasanya Rp23.000 per Kg kini naik menjadi Rp27.000 per Kg atau terjadi kenaikan sekitar Rp4.000 per Kg. Kemudian harga daging sapi telah menyentuh kisaran Rp82.000 per Kg yang biasanya Rp80.000 per Kg.
“Kenaikan harga ayam potong dan daging sapi ini kita nilai masih biasa karena menjelang Bulan Suci Ramadhan 1434,” tandasnya.

Gelar Pasar Murah
Kepala Diperindag Kota Medan Syahrizal Arif kepada wartawan menjelaskan, Pemko Medan telah rutin menggelar pasar murah, terutama menjelang datangnya hari besar keagamaan seperti bulan Ramadhan. Untuk menyambut bulan Ramadhan tahun ini, pihaknya akan mengelar pasar murah di 151 titik di Kota Medan.

“Rencananya, pasar murah itu akan dibuka Tanggal 27 Juni mendatang di Lapangan Gajah Mada Medan. Selain itu, kita juga punya program untuk memonitor harga-harga bahan kebutuhan, termasuk harga sembako, bawang putih, dan bawang merah di pasar-pasar yang ada di Kota Medan sehingga pedagang tidak seenaknya menaikkan harga,” kata Syahrizal.


INFO : Buat sobat blogger yang suka dengan artikel Genius Die Young, silahkan anda share di mana saja anda suka (blog, facebook, twitter dll). Namun, bila di post di BLOG anda dimohon mencantumkan LINK SUMBER dari artikel yang sobat blogger share (copy/paste).. Terima kasih atas perhatiaannya sobat,,
Share this post :



:10
:11
:12
:13


:14
:15
:16
:17


:18
:19
:20
:21


:22
:23
:24
:25


:26
:27
:28
:29


:30
:31
:32
:33


:34
:35
:36
:37


:38
:39
:40
:41


:42
:43
:44
:45


:46
:47
:48
:49


:50
:51
:52
:53


:54
:55
:56
:57


:58

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Portal Situs Berita Medan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger